Pengikut

Jumat, 11 Januari 2013

Surat Kecil Untukmu


Bila hari ini kau ada disampingku
Mungkin hanya akan ada sedikit kata
Yang akan aku ucapkan kepadamu ..

Terimakasih ,
Terima kasih telah memberi arti dihati ini.
Terimakasih telah mengajarkanku
Tentang arti hidup ..
Dan teimakasih untuk semua yang telah
Kau  berikan ..

Maaf ,
Maaf jika aku selalu melukaimu..
Maaf jika aku tak seperti yang kau mau ,
Dan , maaf
Jika semua yang ku lakukan ini
Mungkin tak sebanding dengan apa
Yang telah kau berikan ..

Mungkin hanya itu yang dapat kuucapkan,
Aku sadar aku sungguh jauh dari sempurna,
Aku sadar aku terlalu banyak kesalahan,
padamu,pada mereka dan pada yang lain.
Sekali lagi terimakasih ,
karna kau telah memberi arti tersendiri dalam hidup ini,
membuka mata penglihatan ini dan mata hati ini ..

Entah

demi tuhan ,
aku begitu menyayangimu ..
aku begitu mencintaimu ,
dengan setulus hati ..

karna restuNya aku dapat mengenalmu
dapat dekat denganmu ,
dan dengan restuNya pula ,
aku dapat bersamamu ..

mungkin semua hanya sementara ,
namun semua bagiku ini sangat berarti ..
walau terkadang banyak duka yang kau berikan ,
tak pernah ku memandangmu
sebagai pembawa luka ..

kau mungkin tlah mengecewakanku ,
kau mungkin tlah melukaiku ,
namun entah mengapa
aku selalu dapat memaafkanmu ..

apakah karna cinta yang kau tanamkan dihatiku ?
atau aku yang terlalu bodoh memaafkanmu ?
entah ..
tak pernah kudapati jawaban itu semua ..

Kau dan Hujan


 Kamu ,
Yang sampai saat ini masih ada dihatiku ..
Mungkin dirimu tak lagi kumiliki ,
Namun seutuhnya hati ini masih untukmu ,
dan hati ini masih milikmu .

hujan menyisakan sederet cerita tentangmu ..                  
tentang perhatianmu , kelembutanmu
dan kasih sayangmu waktu itu ..
saat kau genggam tangan ini dan kau hindarkan aku
dari deras hujan saat itu ..

kau lukis indah pelangi dihatiku ,
tak kau biarkan mendung dan hujan menghinggapi
hati ku ..
hati ini pun tetap cerah
tak seperti hujan kala itu ..

terimakasih sayang tlah kau ukir indah
lukisan cinta dihati ini ..
lukisan yang tlah kau ukir bersama tetes air hujan
waktu itu ..

Selasa, 29 Mei 2012

Kamu , Namun Bukan Dirimu




Hari ini Tuhan masih memberiku kesempatan
Kesempatan untuk melihat wajahmu sekali lagi ..
Meihat senyummu , melihat matamu , dan melihat dirimu ..
Betapa bahagia bila ternyata kesempatan untuk menatapmu adalah nyata .

Namun kurasa ada yang berbeda ,
Tak seperti biasanya  ..
Pancaran wajahmu yang hangat berubah seketika
Entah ada apa , aku pikir semua biasa ,
Hingga ku putuskan untuk membiarkan .

Namun ternyata aku salah ,
Kau berbeda ,
Hal yang kuanggap biasa ternyata tak benar .
Kau bagaikan bukan dirimu ,
Kau bagai orang lain yang tak mengenal siapa aku
Dan siapa lainnya ..

Tuhan , aku merindukannya , aku merindukan dia
Untuk apa aku bisa menatapnya jika yang ada bukan dia ?
Percuma jika raga berwujud dirinya
namun hati dan pikiran bagai orang lain ..

Keajaiban,aku bergantung padamu.
Bukan aku putus asa,namun aku pasrah akan semua ini .
Tuhan , jika memang dia tak akan kembali
dengarlah do’a ku ..
Jaga dia Tuhan , buatlah dia bahagia , bimbingah dia , dan ajarkan dia
untuk menjadi seseorang yang lebih baik ..